PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI AKTIVITAS PERMAINAN FISIK
DOI:
https://doi.org/10.47902/almujib.v3i1.200Keywords:
Motorik Kasar, Anak Usia Dini, Permainan Fisik, Kualitatif DeskriptifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan motorik kasar anak usia dini melalui aktivitas permainan fisik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi langsung terhadap tiga anak dengan rentang usia yang berbeda, yaitu anak usia 3 tahun (perempuan), 5 tahun (laki-laki), dan mendekati 6 tahun (perempuan). Aktivitas yang diobservasi meliputi tiga jenis permainan fisik, yaitu mengikuti lagu dan gerak "Kalau Kau Suka Hati", aktivitas memakai baju sendiri, serta kegiatan memanjat. Hasil observasi menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kemampuan motorik kasar yang berkembang sesuai usianya dengan pola yang berbeda-beda, namun ketiganya dapat melakukan arahan yang sama meski dengan tingkat kemandirian dan kreativitas gerak yang berbeda. Anak usia 3 tahun masih memerlukan bimbingan orang tua dalam sebagian besar aktivitas, anak usia 5 tahun menunjukkan keberanian dan kreativitas gerak yang tinggi, sementara anak menjelang 6 tahun mampu mengekspresikan gerak dengan sempurna dan mandiri. Penelitian ini menegaskan bahwa permainan fisik merupakan media stimulasi yang efektif dan relevan untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar anak usia dini secara holistik.
