DAMPAK PERAN AYAH TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK

Authors

  • Lia Apriliana Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
  • Suryadi Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

DOI:

https://doi.org/10.47902/mumtaz.v3i2.146

Keywords:

peran ayah, perkembangan emosional, keterlibatan orangtua.

Abstract

Peran ayah dalam pengasuhan sering dianggap sekunder dibanding ibu, padahal sangat berpengaruh terhadap perkembangan emosional anak. Penelitian ini bertujuan menggambarkan dampak keterlibatan ayah terhadap emosi anak usia 6–12 tahun. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan triangulasi data, melalui observasi naratif, wawancara informal dengan ayah, ibu, dan guru, serta dokumentasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran ayah secara emosional—melalui kegiatan rutin seperti bermain, membaca, dan memberi pujian—mampu meningkatkan rasa percaya diri, keterbukaan, dan regulasi emosi anak. Sebaliknya, anak yang jarang mendapat perhatian ayah cenderung menarik diri, pendiam, dan mudah cemas. Gaya komunikasi ayah juga terbukti berperan penting: anak yang mendapat tanggapan lembut saat melakukan kesalahan lebih mampu menerima kegagalan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran aktif ayah dalam mendampingi anak secara emosional, bukan hanya secara materi. Keterlibatan ayah yang konsisten berperan besar dalam membentuk stabilitas emosional anak.

Downloads

Published

2024-11-04

How to Cite

Apriliana, L., & Suryadi. (2024). DAMPAK PERAN AYAH TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK. Al Mumtaz: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 3(2), 81–98. https://doi.org/10.47902/mumtaz.v3i2.146