As Syahla: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
https://ejournal.amypublishing.com/ojs/index.php/jpmi
<p>As Syahla: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh CV AMY Publishing . Jurnal ini mempublikasikan karya ilmiah hasil Kajian Konseptual juga penelitian dalam mengembangkan konsep dan teori yang berkaitan dengan kajian pengembangan masyarakat Islam konseling islam, konseling pendidikan islam, bimbingan konseling, penyuluhan sosial agama, penyuluhan islam, psikologi konseling, kesehatan mental, konseling rehabilitasi, psikologi islam, dan konseling multikultural & agama.</p>CV AMY Publishingen-USAs Syahla: Jurnal Pengembangan Masyarakat IslamKiprah dan Eksistensi Dakwah Ulama Perempuan dalam Perspektif Fatwa Gerakan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI)
https://ejournal.amypublishing.com/ojs/index.php/jpmi/article/view/181
<p>This study aims to analyze the role and existence of women ulama’s da'wah within the perspective of the Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) as an inclusive and justice-oriented religious movement. This research employs a qualitative approach using library research, along with content analysis of KUPI fatwa documents and related literature. The findings reveal that women ulama play a strategic role not only as transmitters of Islamic teachings but also as agents of social transformation who integrate Islamic values with the realities of society. The da'wah developed by KUPI is contextual, grounded in women’s experiences, and oriented toward public welfare (<em>maslahah</em>), as reflected in its fatwas on sexual violence, child marriage, and environmental destruction. Therefore, KUPI has successfully presented a model of Islamic da'wah that is more responsive, inclusive, and transformative in addressing contemporary social issues, while strengthening the role of women ulama in both religious and social spheres.</p>Muhamad Saefullah
Copyright (c) 2026 As Syahla: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
2026-04-052026-04-0531120Media Dakwah dan Era Globalisasi dalam Pembentukan Karakter Remaja Akhir
https://ejournal.amypublishing.com/ojs/index.php/jpmi/article/view/184
<p style="text-align: justify;">Di era kontemporer ini , penyampaian ajaran Islam tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab para ulama, tetapi juga dapat diakses melalui berbagai media dan strategi. Sarana modern seperti televisi, radio, platform digital, dan media sosial berperan penting dalam menyebarkan pesan-pesan keagamaan dan membentuk karakter moral kaum muda, khususnya remaja akhir usia 18-21 tahun. Individu-individu ini sangat rentan terhadap pengaruh eksternal, sehingga penting untuk memanfaatkan media dakwah yang interaktif dan berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada remaja akhir di lingkungan perkotaan yang mendidik, dengan menyoroti penggunaan media teknologi untuk komunikasi keagamaan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa media yang berteknologi maju meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan efektivitas dalam menyebarkan nilai-nilai spiritual, sekaligus mendorong transformasi pribadi yang positif. Namun, penggunaan media dakwah digital yang tidak terpantau berisiko mempromosikan radikalisme dan misinformasi, sehingga memerlukan manajemen konten yang bertanggung jawab dan etis. Integrasi interaktivitas dan multimodalitas dalam platform digital memastikan jangkauan yang lebih luas dan lebih menarik. Pendekatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan menumbuhkan karakter tangguh di kalangan pemuda, menyelaraskannya dengan ajaran agama dan nilai-nilai budaya dalam menghadapi globalisasi.</p>Yuyun YunitaAbdul Mujib
Copyright (c) 2026 As Syahla: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
2026-04-172026-04-17312127Peran Pesantren Riyadlatul Ulum Sebagai Pusat Rehabilitas Sosial Dan Pembinaan Akhlak Masyarakat Desa Bumiharjo
https://ejournal.amypublishing.com/ojs/index.php/jpmi/article/view/190
<p><em>Di era modern yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat, masyarakat dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama dalam aspek moral dan sosial. Fenomena seperti menurunnya nilai-nilai akhlak, meningkatnya kenakalan remaja, serta lemahnya pemahaman keagamaan menjadi persoalan yang cukup serius di lingkungan masyarakat desa, termasuk di Desa Bumi Makmur. Dalam konteks ini, kehadiran lembaga keagamaan seperti Pesantren Riyadlatul Ulum memiliki peran penting tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai wadah rehabilitasi sosial bagi individu yang mengalami penyimpangan perilaku. Pesantren ini menjalankan fungsi pembinaan melalui pendekatan religius yang sederhana, kegiatan keagamaan yang rutin, serta interaksi sosial yang membangun, sehingga mampu menjadi solusi alternatif dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial yang ada di masyarakat.</em><br><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara lebih mendalam peran Pesantren Riyadlatul Ulum dalam membina akhlak serta melakukan rehabilitasi sosial bagi masyarakat Desa Bumi Makmur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memiliki kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter individu melalui program-program seperti pengajian rutin, pembelajaran nilai-nilai Islam, pembinaan ibadah, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Selain itu, pesantren juga berfungsi sebagai tempat pembinaan bagi individu yang membutuhkan pendampingan moral dan spiritual, sehingga mampu kembali beradaptasi dengan lingkungan sosial secara positif. Dengan demikian, keberadaan Pesantren Riyadlatul Ulum tidak hanya berdampak pada peningkatan religiusitas masyarakat, tetapi juga menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis, peduli, dan berakhlak mulia.</em></p>Isti RohmahMahesa Subhan GafurNanda Rabiah al AdawiahKhoirul FirdausDanu Fathur RahmanHemlan ElhanyMuhajirAndi Rahmad
Copyright (c) 2026 As Syahla: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
2026-05-172026-05-17312835