Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam Pada Kurikulum Merdeka Bagi Guru MIN Kota Metro
DOI:
https://doi.org/10.47902/adzkiya.v3i2.180Keywords:
Kurikulum Merdeka, Modul AjarAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka yang menuntut kesiapan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, khususnya modul ajar. Permasalahan yang dihadapi guru MIN Kota Metro meliputi keterbatasan pemahaman konseptual tentang Kurikulum Merdeka, minimnya pelatihan, serta kecenderungan penggunaan perangkat ajar hasil salin-tempel. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menyusun modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam yang sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan. Peserta kegiatan berjumlah 19 guru MIN 1 Kota Metro. Teknik pengumpulan data meliputi unjuk kerja/portofolio, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam, serta meningkatnya motivasi guru dalam mengembangkan modul ajar yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru madrasah ibtidaiyah dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara lebih optimal. Rekomendasi kegiatan ini adalah perlunya pendampingan berkelanjutan serta penguatan kerja sama antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan melalui model service learning
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abdul Mujib

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
